
Dok. Unsplash
Berdasarkan laporan digital tahunan Facebook April lalu, ada lebih dari 2,17 miliar orang menggunakan media sosial ini tiap harinya. Indonesia ada di urutan ke-4 sebagai pengguna Facebook terbanyak di dunia. Ini membuat Facebook menjadi makin penting untuk digunakan dalam membangun kredibilitas bisnis secara online.
Terlebih lagi ketika hampir 40 persen bisnis kecil menggunakan media sosial ini dalam strategi pemasaran produk mereka. Kondisi ini memberi peluang lebih besar bagi para pebisnis untuk menjaring sebanyak-banyaknya konsumen dengan cara yang lebih mudah dan murah.
Fitur Terbaik
- Fanpage (Halaman)
Bagi akun bisnis fitur ini berfungsi sebagai etalase produk. Maka, penting untuk mencantumkan informasi tentang bisnis Anda sedetail mungkin, seperti petunjuk arah dengan tautan peta (Google Map), nomor telepon, hingga akses kirim pesan secara private.
Anda bisa juga menjadwalkan unggahan konten tiap harinya hingga evaluasi data untuk memantau pergerakan promosi yang Anda lakukan. Hal yang berbeda dengan akun pribadi, fanpage memungkinkan Anda menampung hingga 100.000 follower.
Hasil penelitian Marketing Assasin tahun 2016 menunjukkan alasan seseorang ‘like’ sebuah fanpage akun bisnis, 40 persennya dikarenakan mereka ingin mendapatkan diskon dan promosi. Melihat hal ini, penting bagi Anda untuk menginformasikan diskon dan promosi di dalamnya, seperti jam promo atau obral, untuk meningkatkan kunjungan audiensi ke fanpage Anda.
- Ads (Iklan)
Sebelumnya, pilihlah tujuan pembuatan iklan. Apakah untuk meningkatkan brand awareness, local awareness, mendorong terjadinya interaksi klik website, berkomunikasi melalui Messenger, menginformasikan acara di masa mendatang, hingga mengajak audiensi melakukan pembelian, baik melalui aplikasi di situs hingga kunjungan ke toko.
Pada iklan local awareness, memungkinkan Anda terhubung dengan orang di sekitar lokasi bisnis, menemukan pelanggan berdasarkan demografi, minat, atau perilaku dan menghindari investasi iklan yang tidak relevan dengan target pasar. Sementara, iklan yang tujuannya klik website mengarahkan audiensi ke halaman produk yang spesifik dapat meningkatkan penjualan atau mengarahkan mereka ke halaman beranda agar mereka mengetahui tentang penawaran atau diskon yang ditawarkan.
Dengan menggunakan iklan promo, kita dapat mengunggah katalog produk yang secara otomatis fitur ini akan mempromosikannya kepada audiensi yang memang memiliki minat membeli produk tersebut. Anda juga bisa mengatur sendiri anggaran beriklan di Facebook. Bisa dimulai dari harga terendah, Rp50.000 per minggu, dan Facebook akan mengatur jadwal iklan sesuai bujet yang dimiliki.
(Lanjut ke halaman berikutnya)
BACA JUGA :
Femina dan Facebook Ajak Wanita Wirausaha Kupang Gunakan Media Sosial untuk Memasarkan Produk
WeLearn, Platfrom Belajar Bisnis Online Khusus Wanita
Menguasai Pemasaran Digital Salah Satu Kunci Mengembangkan Pasar Produk

Dok. Unsplash
Konten Menarik
- Foto
Kekuatan Facebook adalah narasi yang memikat. Penting untuk membuat narasi yang dapat menggambarkan produk yang ditawarkan, tapi tetap memiliki cerita yang menarik dan menggugah emosi audiensi. Pasalnya, sebagian besar keputusan dalam pembelian sebuah produk, sangat bergantung pada emosi si pembeli.
Unggahan yang menyertakan foto, dua kali lebih memikat audiensi. Ada beberapa hal yang bisa dicoba untuk membuat konten foto yang bagus, yaitu pikirkan format untuk ponsel, buat sederhana, bereksperimenlah dari berbagai perspektif unik, gunakan layout yang sedang jadi tren, perhatikan pencahayaan dan bayangan untuk menciptakan kontras yang baik, dan gunakan kombinasi warna-warna yang atraktif. Namun, karena banyak juga audiensi yang mengakses media sosial ini melalui komputer, pastikan format fotonya tak hanya sesuai untuk diakses dari perangkat seluler, tapi juga memiliki kualitas yang baik jika dilihat dari dekstop.
- Video
Lebih dari 100 juta jam video ditonton di Facebook tiap hari dan 43 persen audiensi menikmati video promosi dari brand. Ini mengindikasikan bahwa profil bisnis yang membuat konten video yang menarik, dapat menjangkau pasar lebih luas.
Perlu diingat, makin cepat durasi iklan video dalam menyampaikan pesan, makin baik kesempatan Anda membuat orang mengingat apa yang mereka lihat. Untuk beriklan dengan video di Facebook, disarankan untuk membuat konten video pendek berdurasi sekitar 15 detik atau kurang.
Hanya 15 persen dari video Facebook yang ditonton dengan suara. Buatlah konten video yang mudah dicerna dan selalu menampilan keterangan, karena kebanyakan audiensi tidak menonton video dengan suara menyala. Gunakan juga warna, tema dan gambar yang mencerminkan karakteristik dari bisnis Anda, bahkan sejak detik pertama video tersebut dimainkan.
(Lanjut ke halaman berikutnya)
BACA JUGA :
Femina dan Facebook Ajak Wanita Wirausaha Kupang Gunakan Media Sosial untuk Memasarkan Produk
WeLearn, Platfrom Belajar Bisnis Online Khusus Wanita
Menguasai Pemasaran Digital Salah Satu Kunci Mengembangkan Pasar Produk

Dok. Unsplash
Waktu Terbaik
Menurut data Pew Research Center, 71 persen audiensi mengunjungi Facebook tiap hari. Maka, tak ada aturan khusus kapan hari terbaik mengunggah konten promosi. Untuk jam terbaiknya adalah antara pukul 12 malam hingga pukul 3 sore pada hari biasa. Sedangkan di akhir pekan (Sabtu dan Minggu), sebaiknya mengunggah konten promosi pada pukul 12 malam hingga 1 siang.
Namun, jangan lupa untuk melakukan eksperimen sendiri dan melihat hasil analisis dari posting-an mana yang mendapatkan respons paling banyak dan diunggah pada hari dan pukul berapa. Jika sudah mendapatkan hasilnya, maka itulah mungkin waktu terbaik untuk Anda mengunggah konten promosi di Facebook.
Statistik Kinerja
Pada fitur fanpage, Facebook menawarkan metrik aktivitas di media sosial yang dilakukan secara real time. Mulai dari analisis aktivitas per hari hingga per bulan, pertumbuhan audiensi, seberapa banyak yang mengunjungi tautan situs yang tercantum di fanpage, seperti apa performa iklan yang ditampilkan, hingga melihat tren yang sedang viral.
Dari analisis demografi, audiensi Anda bisa mengetahui persentase gender yang mengikuti fanpage, rentang usianya, lokasi (misalnya dari pusat kota atau daerah pinggiran), hingga latar belakang pendidikan audiensi. Dari data-data ini, Anda bisa menyusun strategi tentang bagaimana meningkatkan brand awareness, memikat audiensi untuk mengunjungi situs, hingga mendorong pembelian produk bisnis Anda lebih baik lagi. (f)
BACA JUGA :
Femina dan Facebook Ajak Wanita Wirausaha Kupang Gunakan Media Sosial untuk Memasarkan Produk
WeLearn, Platfrom Belajar Bisnis Online Khusus Wanita
Menguasai Pemasaran Digital Salah Satu Kunci Mengembangkan Pasar Produk