
Dok. Shutterstock
Saat ini, wawancara kerja lewat video menjadi sesuatu yang normal. Namun, bukan berarti menjadi lebih mudah dilakukan dibandingkan wawancara kerja yang langsung tatap muka. Wawancara kerja secara virtual justru memberikan tantangan tersendiri.
Pasalnya, selain terpisah jarak, dalam wawancara ini Anda sebagai kandidat harus bisa memenangkan hati pewawancara kerja di depan layar komputer. Karena, menurut The New York Times, antropolog Ray Birdwhistell mengatakan bahwa percakapan tatap muka justru melibatkan kurang dari 35 persen komunikasi verbal dan 65 persen komunikasi nonverbal.
Bagaimana jadinya jika wawancara dilakukan secara virtual? Maka penting untuk lebih memahami bahasa tubuh Anda sendiri untuk bisa membantu para pewawancara kerja berkomunikasi lebih efektif dengan Anda.
Lantas bagaimana caranya untuk bisa meningkatkan bahasa tubuh Anda saat sedang wawancara kerja virtual?
1. Lihat ke kamera, bukan ke diri sendiri
Sayangnya, hal ini justru sering diabaikan. Sarannya, ketika giliran Anda bicara, pertahankan kontak mata yang baik dengan melihat langsung ke kamera daripada ke layar komputer. Pasalnya, ketika tidak terjadi kontak mata, pewawancara kerja akan menganggap tidak adanya koneksi yang baik ketika bicara.
2. Perhatikan postur tubuh yang baik
Hindari membungkuk atau bersender terlalu ke belakang kursi karena Anda akan dianggap terlalu kasual dan tidak tertarik pada perekrut. Postur tubuh yang baik menandakan Anda memerhatikan dan terlibat dalam percakapan tersebut.
3. Perhatikan jarak dengan kamera
Untuk wawancara kerja dengan video, kunci penting adalah jarak antara Anda dengan kamera. Jangan terlalu dekat, karena akan membuat perekrut yang menyaksikan dari layar komputernya merasa tidak nyaman. Aturannya, berikan jarak kurang lebih sepanjang tangan antara kamera dengan Anda.
Selebihnya, Anda bisa memperlihatkan postur tertarik dengan perbincangan dengan sedikit mencondongkan tubuh ke depan sedikit saja saat percakapan. Namun ingat, jangan berlebihan.
Lanjutkan ke halaman berikutnya.
BACA JUGA :
Setelah Pandemi COVID-19 Berakhir, Perusahaan Perlu Berinvestasi Pada Sumber Daya Kesehatan
4 Kebiasaan yang Membuat Atasan Meragukan Anda Saat Bekerja dari Rumah
Sukses Wawancara Pekerjaan di Masa Pandemik

Dok. Shutterstock
4. Minimalkan gerakan tangan
Menunjukkan gerakan tubuh saat mengekspresikan diri memang tidak masalah, namun sebaiknya jangan berlebihan karena akan membuat perekrut merasa terganggu selama wawancara video. Jika Anda merasa terlalu bersemangat dan terlalu banyak menggerakkan tangan, coba latih untuk memastikan gerakan tangan Anda tidak terlalu mengayun berlebihan.
5. Jangan melipat tangan
Untuk menghindari perspektif negatif dari perekrut, tentu tak baik jika Anda melipat tangan saat wawancara kerja virtual. Jagalah agar lengan Anda tetap nyaman berada di sisi tubuh dan kaki menapak di lantai.
6. Mengangguk ketika dibutuhkan
Ketika Anda mengangguk, teman bicara akan menganggap Anda terhubung dan Anda mendengarkan dengan seksama percakapan tersebut. Tapi Anda juga perlu menghindari mengangguk terlalu sering dalam wawancara kerja virtual, karena justru akan membuat Anda terlihat mudah terdistraksi dan tidak tertarik berada dalam percakapan tersebut. Mengangguklah di saat yang tepat saja.
7. Tersenyumlah dengan tulus
Pakar bahasa tubuh mengatakan bahwa orang dapat menilai apakah Anda tersenyum dengan tulus atau tidak hanya dalam waktu 10 detik saja. Untuk menunjukkan ketertarikan Anda terhadap komunikasi dengan perekrut secara virtual, tunjukkan dengan senyuman yang tulus.
Beberapa pakar juga mengatakan bahwa tersenyum saat sedang berbicara juga menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang akrab, ramah dan ceria. Dan jika perekrut mengatakan sesuatu yang lucu, tak masalah untuk tersenyum atau tertawa. (f)
BACA JUGA :
Setelah Pandemi COVID-19 Berakhir, Perusahaan Perlu Berinvestasi Pada Sumber Daya Kesehatan
4 Kebiasaan yang Membuat Atasan Meragukan Anda Saat Bekerja dari Rumah
Sukses Wawancara Pekerjaan di Masa Pandemik