![]()
Dok. Rawpixel
Dengan semakin banyaknya penyebaran virus corona, membuat banyak perusahaan harus memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH). Belum lagi, perkembangan COVID-19 yang belum diketahui ini sulit untuk memperkirakan berapa lama akan menerapkan kerja jarak jauh untuk menghindari penyebaran lebih lanjut.
Namun bekerja dari rumah bisa memberikan tantangan karena terkadang para pekerja justru kesulitan bekerja di rumah karena banyak distraksi. Selain itu, bekerja jarak jauh juga akan memengaruhi ritme komunikasi dan kolaborasi antar tim.
Untuk memastikan produktivitas optimal dengan, berikut strategi efektif mengelola tim dari jarak jauh :
1. Sediakan Media Digital untuk Berdiskusi
Meskipun sulit berkomunikasi tidak langsung, namun dalam kondisi saat ini, penting untuk bisa memaksimalkan pemanfaatan komunikasi digital secara lebih efektif. Misalnya menggunakan Google Hangout untuk menyampaikan perkembangan bisnis dan pengumuman-pengumuman penting.
Apapun media yang digunakan, penting untuk menyediakan outlet yang terpercaya dimana tim bisa berdiskusi, terkoneksi dan terhubung.
2. Jaga Komunikasi Tetap Santai
Meminta tim untuk tetap tinggal dan bekerja dari rumah adalah keputusan yang bijak untuk meminimalisir penyebaran virus. Namun ketika harus menghabiskan waktu yang tak pasti untuk isolasi, anggota tim perlu sedikit bantuan dari masa-masa yang sulit ini.
Disarankan untuk menyediakan wadah yang bisa menjadi media para tim berbagi kisah, meme yang lucu, dan hal-hal lain yang menyenangkan. Sebuah komunikasi yang santai dan bahagia akan membuat tim menjadi lebih semangat.
(Lanjut ke halaman berikutnya)
BACA JUGA :
Cara Agar Work From Home Tetap Produktif di Tengah Pandemik Virus Corona
Kesepian Bikin Pekerja Lebih Sering Tidak Masuk Kantor
Asal tepat, Gurauan dan Tertawa di Kantor Banyak Manfaatnya
![]()
Dok. Rawpixel
3. Memahami Kondisi Psikologis Tim
Orang-orang yang bekerja dari rumah melalui berbagai kondisi psikologis. Ada saatnya mereka fokus, sibuk dan berenergi. Namun ada juga masa-masa mereka merasa lebih kesepian dan seperti terputus dari dunia luar. Para manajemen perlu tahu cara melihat dan mendukung tim mereka dalam cara mengelola perubahan kondisi psikologis ini.
Misal, jika seorang tim merasa terlalu banyak pikiran, minta mereka untuk mencari udara segar untuk menjernihkan pikiran. Sementara jika mereka sedang merasa kesepian, coba ajak mereka untuk video call atau telepon dengan rekan sejawat yang mungkin saja bisa membantu.
4. Memenuhi Kebutuhan Setiap Anggota Tim
Ketika tim Anda adalah tim yang sangat beragam, maka gaya komunikasi yang dipakai juga bisa berbeda. Dan sebagai pemimpin, mempelajari apa yang paling efektif bagi tiap-tiap individu menjadi hal penting bagi manajemen, terutama lagi ketika harus memimpin tim dari jarak jauh.
Ketika kerja jarak jauh, maka komunikasi online yang biasa dilakukan lebih bersifat massal. Padahal setiap orang masih membutuhkan perhatian individu untuk membantu mengatasi masalah mereka masing-masing. Karena itu penting untuk mengadakan 1 on 1 panggilan video dengan setiap anggota tim, sehingga mereka merasa diperhatikan. Hal ini akan sangat membantu mengatasi masalah dan berbagi keberhasilan mereka.
5. Memaksimalkan Penggunaan Teknologi
Dalam kondisi harus bekerja jarak jauh, cara terbaik untuk menjaga elemen komunikasi non-verbal tetap utuh adalah dengan menggunakan komunikasi visual. Meskipun tak seefektif komunikasi langsung, dengan menyalakan kamera dan memiliki cukuh cahaya dalam ruangan saat melakukan video conference akan membantu tetap terhubung dengan tim dan berkomunikasi dengan maksimal.
Penting untuk memastikan semua tim memiliki akses pada teknologi ini agar komunikasi yang terjalin berjalan baik. Dan jika pada saat melakukan video conference, pastikan semua tim berada di dalamnya untuk efektivitas waktu. (f)
BACA JUGA :
Cara Agar Work From Home Tetap Produktif di Tengah Pandemik Virus Corona
Kesepian Bikin Pekerja Lebih Sering Tidak Masuk Kantor
Asal tepat, Gurauan dan Tertawa di Kantor Banyak Manfaatnya